Categories
Uncategorized

Penggantian oli mesin

Penggantian oli mesin khususnya motor pasti seringkali jadi petunjuk tiap kali pemilik kendaraan jalankan servis berkala. Saat di bengkel, pemilik kendaraan bakal mendapat pertanyaan apakah ingin sekalian mengganti oli mesin motornya. Nah, apa tujuannya oli mesin wajib rutin diganti?

Oli mesin merupakan salah satu komponen penting supaya mesin kendaraan senantiasa awet dan sanggup bekerja maksimal. Oli mesin menopang sistem pelumasan untuk kurangi gesekan yang terjadi di didalam komponen mesin.

Jika telat jalankan penggantian oli, maka komponen mesin sanggup cepat mengalami aus. Tenaga yang dihasilkan mesin pun jadi tidak maksimal, apalagi mesin sanggup rusak.

Selain sebagai pelumas, oli juga berguna sebagai sistem pendingin berasal dari panas akibat sistem pembakaran di didalam silinder mesin atau akibat gesekan antar komponen. Fungsi terakhirnya adalah sebagai pelindung berasal dari karat yang berpotensi terlihat di didalam mesin.

Alasan Oli Harus Rutin Diganti


Berkaca berasal dari fungsi-fungsi tersebut, penggantian oli mesin secara rutin amat dibutuhkan supaya kerja mesin senantiasa maksimal dan memelihara keawetan komponen.

Oli mesin yang dibiarkan dan tidak dilaksanakan penggantian lama-kelamaan bakal menyebabkan volume oli mesin berkurang. Hal ini sanggup menyebabkan komponen di dalamnya punyai umur penggantian yang cepat serta parahnya sanggup menyebabkan motor wajib jalankan servis besar dengan cost yang tak murah.

“Jarang ganti oli bakal menyebabkan mesin sanggup cepat rusak. Ini karena sistem pelumasan tidak maksimal. Kalau dibiarkan, dampaknya sanggup menyebabkan komponen di didalam mesin malah rusak. Sehingga motor wajib turun mesin,” mengerti Kepala Mekanik Honda Bintang Motor, Cinere, Depok, Ribut Wahyudi.

baca juga : Supplier oli industri

Sesuai petunjuk pabrikan motor, lebih dari satu komponen punyai anjuran kala penggantian. Oli sendiri cocok anjuran pabrik, wajib di ganti terhadap kisaran per 4.000 km (Kilometer) atau empat bulan pemakaian.

“Dianjurkan itu tiap kelipatan 4000 km atau penggunaan sepanjang empat bulan. Untuk motor baru, kala 1.000 km pertama atau sehabis sebulan penggunaan juga wajib ganti oli,” terang Service Advisor AHASS PT Catur Putra Jaya, Yunus Ikhwan di Depok.

“Kondisi suhu jalan yang di lewati dan jarak tempuh juga sanggup menyebabkan umur penggantian oli lebih cepat berasal dari rekomendasi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *